PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN
Makna Media Pembelajaran
Yudhi Munadi dalam bukunya “Media Pembelajaran: Sebuah
Pendekatan Baru” mendefinisikan media pembelajaran sebagai segala sesuatu yang
dapat menyampaikan dan menyalurkan pesan dari sumber secara terencana sehingga
tercipta lingkungan belajar yang kondusif di mana penerimanya dapat melakukan
proses belajar secara efisien dan efektif.
Proses pembelajaran hakikatnya adalah proses komunikasi,
guru berperan sebagai pengantar pesan dan siswa sebagai penerima pesan. Pesan
yang dikirimkan oleh guru berupa isi/ajaran yang dituangkan kedalam simbol
komunikasi baik verbal (kata-kata & tulisan) maupun nonverbal.
Selain sebagai perantara dalam interaksi proses
pembelajaran, media pembelajaran memiliki peran sebagai alat bantu yang
efektif. Proses pembelajaran seringkali ditandai dengan adanya unsur tujuan,
bahan, metode, dan alat, serta evaluasi. Keempat unsur tersebut saling
berinteraksi dan berinterelasi.
Kedudukan dan Fungsi Media
Pembelajaran
1.
Fungsi
Media Pembelajaran sebagai Sumber Belajar
Secara teknis,
media pembelajaran berfungsi sebagai sumber belajar. Sumber belajar adalah pengalaman-pengalaman
yang pada dasarnya sangat luas, yakni seluas kehidupan yang mencakup segala
sesuatu yang dapat dialami, yang dapat menimbulkan peristiwa belajar.
2.
Fungsi
Semantik
Yakni kemampuan
media dalam menambah perbendaharaan kata (simbol verbal) yang makna atau
maksudnya benar-benar dipahami anak didik (tidak verbalistik).
3.
Fungsi
Manipulatif
Fungsi
manipulatif ini didasarkan pada ciri-ciri (karakteristik) umum yang dimilikinya.
Berdasarkan karakteristik umum ini, media memiliki dua kemampuan, yakni
mengatasi batas-batas ruang dan waktu dan mengatasi keterbatasan inderawi.
4.
Fungsi
Psikologis
a. Fungsi Atensi
Media pembelajaran dapat meningkatkan perhatian
(attention) siswa terhadap materi ajar.
b. Fungsi Afektif
Fungsi afektif, yakni menggugah perasaan, emosi, dan
tingkat penerimaan atau penolakan siswa terhadap sesuatu.
c. Fungsi Kognitif
d. Fungsi Imajinatif
Media pembelajaran dapat meningkatkan dan mengembangkan
imajinasi siswa. Imajinasi ini mencakup penimbulan atau kreasi objek-objek baru
sebagai rencana bagi masa mendatang, atau dapat juga mengambil bentuk fantasi
(khayalan) yang didominasi kuat sekali oleh pikiran-pikiran autistik.
e. Fungsi Motivasi
Merupakan seni mendorong siswa untuk terdorong melakukan
kegiatan belajar sehingga tujuan pembelajaran tercapai.
5.
Fungsi
Sosio-Kultural
Fungsi media
dilihat dari sosio-kultural, yakni mengatasi hambatan sosio-kultural
antarpeserta komunikasi pembelajaran. Media pembelajaran dapat mengatasi
keterbatasan pengalaman yang dimiliki para siswa.
Jenis-Jenis Media Pembelajaran
Media
audio adalah media yang
hanya melibatkan indera pendengaran dan hanya mampu memanipulasi kemampuan
suara semata. Dilihat dari sifat pesan yang diterimanya media audio ini
menerima pesan verbal dan non verbal. Pesan verbal audio yakni bahasa lisan
atau kata-kata, dan pesan nonverbal audio adalah seperti bunyi-bunyian dan
vokalisasi, seperti gerutuan, gumam, musik, dan lain-lain.
Media
visual adalah media yang
hanya melibatkan indera penglihatan. Termasuk dalam jenis media ini adalah
media cetak-verbal, media cetak-grafis, dan media visual non-cetak.
Media
audio visual adalah media yang
melibatkan indera pendengaran dan penglihatan sekaligus dalam satu proses.
Sifat pesan yang dapat disalurkan melalui media dapat berupa pesan verbal dan
non verbal yang terlihat layaknya media visual juga pesan verbal dan non verbal
yang terdengar layaknya media audio di atas.
Media Pembelajaran Online
Media pembelajaran online dapat diartikan sebagai media
yang dilengkapi dengan alat pengontrol yang dapat dioperasikan oleh pengguna
(user), sehingga pengguna (user) dapat mengendalikan dan mengakses apa yang
menjadi kebutuhan pengguna, misalnya mengunduh sumber-sumber untuk materi PAI.
Terdapat beberapa jenis media pembelajaran online sebagai
berikut:
a.
Web
Supported E-Learning, yaitu pembelajaran dilakukan secara tatap muka dan
didukung dengan penggunaan website yang berisi rangkuman, tujuan pembelajaran, materi
pembelajaran, tugas, dan disertai tes singkat
b.
Blended
Or Mixed Mode E-Learning, yaitu proses pembelajaran dilaksanakan secara tatap
muka dan sebagian lagi dilaksanakan secara online.
c.
Fully
Online E-Learning Format, yaitu semua proses pembelajaran dilakukan secara
online termasuk tatap muka antara pendidik dan peserta didik yang juga
dilakukan secara online, teknologi teleconference biasanya dijadikan pilihan.
Ciri-ciri media pembelajaran online:
1.
Kecepatan
Informasi
2.
Informasi
Dapat Di-Update
3.
Dapat
Berinteraksi Dengan Audiens
4.
Personalisasi
5.
Kapasitas
Muatan Bisa Ditambah
6.
Terhubung
Dengan Sumber Lain
Pertimbangan Pemilihan Media
1.
Kompetensi
dasar dan indikator apa yang akan dicapai dalam suatu kegiatan pembelajaran
ataupun diklat.
2.
Materi
pembelajaran, yaitu bahan atau kajian apa yang akan diajarkan pada program
pembelajaran tersebut.
3.
Familiaritas
media dan karakteristik siswa/guru, yaitu mengkaji sifat-sifat dan ciri media
yang akan digunakan.
4.
Adanya
sejumlah media yang bisa diperbandingkan karena pemilihan media pada dasarnya
adalah proses pengambilan keputusan dari sejumlah media yang ada ataupun yang
akan dikembangkan.
Komentar
Posting Komentar