PENTINGNYA BAHAN AJAR
PENTINGNYA BAHAN AJAR
Bahan ajar adalah segala bentuk bahan yang
digunakan untuk membantu guru/instruktur dalam melaksanakan proses belajar
mengajar di kelas. Bahan yang dimaksud bisa berupa bahan tertulis maupun bahan
yang tidak tertulis.
Bahan ajar adalah materi pembelajaran yang disusun secara sistematis yabg di gunakan guru untuk mengajar dan untuk siswa belajar agar tercapai tujuan bersama. Bahan ajar berisi materi pembelajaran
(instruction materials) yang secara garis besar terdiri dari pengetahuan,
keterampilan, dan sikap atau nilai. Isi dari bahan ajar sendiri harus terdiri dari 3 poin, yaitu:
1. Kognitif; fakta, konsep, prinsip, dan prosedur
2. Afektif; sikap dan nilai
3. Psikomotorik; keterampilan
Bahan ajar sangatlah penting, baik itu bagi guru maupun
bagi siswa sendiri sebagai pengguna bahan ajar tersebut. Mengapa demikian? Hal tersebut
dikarenakan bahan ajar merupakan bahan/materi yang perlu disajikan/ disampaikan.
Pembelajaran akan berjalan kurang baik tanpa adanya bahan ajar. Bahan ajar
merupakan inti dari kurikulum yang berfungsi sebagai sarana pencapaian tujuan
pembelajaran. Karena tingkat kepentingan keberadaan bahan ajar itulah bahan
ajar yang digunakan haruslah layak digunakan oleh siswa dan guru dalam
pembelajaran.
Guru sebagai salah satu komponen dalam
pembelajaran selain harus mampu menggunakan bahan ajar yang telah ada juga
harus mampu mengembangkan bahan/ materi ajar sendiri. Kemampuan dalam
mengembangkan materi atau bahan ajar memiliki manfaat yang dapat membantu guru
dalam merancang kegiatan pembelajaran yang lebih menarik dan juga kreatif.
Bahan ajar memiliki fungsi strategis bagi proses
pembelajaran yang dapat membantu guru dan juga siswa dalam kegiatan pembelajaran. Di samping itu, bahan
ajar juga dapat menggantikan sebagian peran guru dan mendukung pembelajaran secara individual. Hal ini akan memberikan dampak positif bagi guru, karena sebagian
waktunya dapat difokuskan untuk membimbing belajar siswa. Dampak positifnya
bagi siswa, dapat mengurangi ketergantungan pada guru dan juga membiasakan mereka untuk belajar
mandiri. Hal ini juga mendukung prinsip belajar sepanjang hayat (life long education).
Komentar
Posting Komentar